KOTA KAIN (2)
KOTA KAIN (2)
oleh: Christopher Eames. terjemahan bebas
Kejadian 4:17 (Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapanMu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barang siapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku)
Kota Pertama di Dunia
Daftar Raja Sumeria dimulai setelah kerajaan itu turun dari surga. Letak Kerajaan itu di Eridu. Dua penguasa pertama berturut-turut, Alulim dan Alalngar, memerintah dari sana dan dipandang sebagai pendirinya. Setelahnya, kekuasaan kerajaan berpindah pindah. Kota baru, yang disebut Bad-Tibira, merupakan pusat pemerintahan tiga raja berikutnya. Sedangkan tiga raja terakhir masing-masing memerintah dari kota yang berbeda lagi. Raja keenam bersemayan di Larak. Raja ketujuh di Sippar. Kemudian raja kedelapan memerintah dari Surrupak. (Praktis terdapat 5 kota pusat kerajaan hingga dinasti ke tujuh).
Meski demikian, Eridu, tidak kehilangan magisnya. Abu Shahrain mengindikasikan letaknya di Mesopotamia Tenggara (dekat teluk Persia). Penemuan berbagai prasasti kuno mengukuhkan Eridu sebagai "kota paling awal". Penanggalan tradisional menunjukkan bahwa situs ini telah berdiri sekitar milenium kelima sebelum kelahiran Kristus. (Meski banyak pertanyaan dikaitkan dengan akurasi waktu itu). Namun demikian, barang antik ekstrem dari situs ini jelas - paling tidak dari reruntuhannya yang sangat terdegradasi – mengukuhkannya sebagai kota pertama yang dibagun dengan pasir perawan yang tak tersentuh. Hal mengejutkan adalah, orang-orang Sumeria bukan satu-satunya penulis yang mengidentifikasinya sebagai kota pertama. Alkitab – sebagai catatan sejarah Israel - juga melakukannya.
Kota Pertama Alkitab
Dalam Kejadian 4 - mengikuti kisah “jatuh” manusia dan pengusiran mereka dari Taman Eden (istilah Ibrani untuk menyamarkan kata “surga,” dan benar-benar cocok dalam arti tertentu, dengan prolog daftar raja Mesopotamia :…. “Setelah kerajaan turun dari surga, kerajaan berada di Eridu”…).
Bagian pertama dari bab ini - dalam Alkitab - menggambarkan kelahiran Kain dan Habel (Abel). Setelah peristiwa terbunuhnya Habel oleh Kain, Ia dihalau ke Timur Taman Eden. Ke tanah Nod. Nod artinya “berkeliaran”.
Ada dua teori besar tentang lokasi Eden, Teori pertama ia terletak di sekitar wilayah Iran. Teori kedua, taman itu terletak di Israel Modern. Teori terakhir identic dengan konsep kemunculan kota pada periode pertama manusia di Mesopotamia timur seperti Eridu. Secara umum istilah Arab Saudi adalah “tanah pengembaraan” dan Lokasi itu terletak di timur Israel. (Untuk lebih lanjut tentang hal ini, lihat artikel berjudul Let the Stones Speak oleh Gerald Flurry, “The Incredible Origins of Ancient Jerusalem.”)
Catatan Alkitab dilanjutkan dengan : “Lalu Kain pergi dari hadapan Yahweh dan ia menetap di tanah Nod, disebelah timur Eden.
Pada fragmen berikut dicatat:
Kain bersetubuh dengan istrinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh, kemudia Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh menurut nama anaknya.
Bagi Henokh lahirlah Irad
(Kejadian 4:17-18a).
All picture credited to Armstrong Institute of Biblical Archaeology.
(1) The first Mourning by William Adolphe Bouguerea (1888)
(2) The Land of Eden.