MAZMUR 23 : 1 - EKSPOSISI SINGKAT
Secara jujur, tidak ada manusia yang benar-benar bebas. Kita semua adalah "pengikut." Jika bukan mengikuti Tuhan, kita pasti sedang mengekor pada algoritma, opini orang lain, atau ambisi yang melelahkan dan hal-hal lain yang berpotensi mengalihkan pandangan kita dari Gembala yang sejati. Masalah kita bukan karena kita butuh dipimpin, tapi karena kita sering salah memilih pemimpin.
1. Ironi Nama "YAHWEH": Sang Pencipta yang Mau Jadi Pelayan
Teks aslinya tidak menggunakan sebutan umum untuk Tuhan. Teks itu berbunyi: "Yahweh adalah gembalaku." Penggunaan nama Yahweh (Tuhan yang berdaulat, Pencipta alam semesta yang tak terbatas) yang disandingkan dengan kata Ra’ah (menggembalakan/memberi makan) adalah sebuah paradoks yang tajam.
Faktanya, Mazmur ini justru menunjukkan paradoks yang luar biasa: Tuhan yang maha besar rela merendah demi menjaga makhluk serapuh kita. Jika Dia yang memegang kendali, maka "keamanan" kita bukan lagi soal situasi, tapi soal siapa yang menjamin.
2. Melawan Mentalitas "Kurang"
Kalimat "Takkan kekurangan aku" sering disalahpahami sebagai jaminan kelimpahan materi atau hidup tanpa masalah. Ini adalah tafsiran yang dangkal.
Dalam bahasa Ibrani, 'lo ehsar' berarti tidak memiliki kekurangan esensial. Ini berarti: Di dalam Tuhan, apa yang tidak kita miliki sebenarnya tidak kita butuhkan. Kita merasa "kurang" karena kita membandingkan hidup kita dengan standar dunia (gembala lain). Mazmur ini menampar keserakahan kita dengan mengatakan bahwa kepuasan bukan terletak pada apa yang kita miliki, melainkan pada siapa yang memiliki kita.
3. Gembala: Pekerjaan yang "Kotor" dan Berbahaya
Lupakan gambaran gembala yang bersih di padang rumput yang cantik dan estetik. Di Timur Dekat Kuno, menjadi gembala adalah pekerjaan yang kotor, berbahaya, dan melelahkan.
Menyebut Tuhan sebagai Gembala berarti mengakui bahwa Dia bersedia masuk ke dalam "lumpur" hidup kita. Dia bukan Tuhan yang hanya memerintah dari balik meja kantor yang nyaman; Dia adalah Tuhan yang kakinya berdebu dan tangan-Nya terluka demi memastikan kita selamat.
Mengakui "Tuhan adalah gembalaku" berarti memecat semua berhala lain. Anda tidak bisa mengklaim Dia sebagai Gembala jika saldo bank masih menjadi penentu utama nyenyak tidaknya tidur Anda.
Tugas domba bukan mengatur rute jalan, tapi tetap berada dalam jarak pandang Gembalanya. Fokusnya bukan pada "jalan yang rata," tapi pada "Penyerta yang setia."
PELAYANAN LINTAS BUDAYA DAN KONTEKSTUALISASI
PERINGATAN BAGI KITA Tidak Ada Suatu Kebudayaan Yang Murni, Karena Itu Setiap Budaya…
Thursday, 07-May-202
NYEPI VERSI ALKITAB
NYEPI Versi Alkitab ? Emang Ada ? Ah Bang Roi BerJanda tawa nih…
Saturday, 21-Mar-202
BAPTISAN DAN KESATUAN DENGAN KRISTUS
Di sepanjang buku ini, kami bertujuan untuk mencapai pemahaman praktis tentang makna baptisan.…
Wednesday, 11-Mar-20
Rahasia 300 Pahlawan Gideon
Kisah penyaringan pasukan Gideon dari 32.000 menjadi hanya 300 orang bukanlah sebuah kebetulan…
Wednesday, 13-May-20
MAHKOTA DELIMA DAN MINYAK URAPAN
Materi ini Adalah Salah Satu Dari Materi Sekolah Taurat Dari Eits Chaim, Yang…
Monday, 09-Mar-2026
KETIKA PENDETA TAK LAGI DAMAI DENGAN PELAYANANNYA
Ada masa ketika seorang Pdt berdiri di mimbar dengan hati yang menyala. Khotbahnya…
Sunday, 08-Mar-2026
-
MASIKAH PENDETA DIPERCAYAI ? Refleksi Terhadap Moralitas Dan Etika Penggembalaan Dialam Gereja
Tulisan didalam gambar diatas menyatakan bahwa “pendeta adalah profesi yang mengalami penurunan #kepercayaan terbesar secara #historis” dan mengutip pernyataan bahwa #Pendeta bukan yang… -
GENERASI DALAM PENCARIAN
Shalom kawan-kawan YWAMers di seluruh Indonesia! Keadaan dunia dan situasi dalam negeri yang sedang terjadi di bidang sosial, politik, alam, agama, kepercayaan, dan… -
WANITA DI GEREJA KORINTUS : Ada Apa Dengan Mereka ?
Pengantar Peran wanita dalam gereja adalah salah satu isu paling hangat dalam diskusi teologi masa kini. Meskipun para pendukung feminisme Kristen mengklaim bahwa…
-
Misa
1. Misa adalah Jantung Sistem Katolik Roma Di dalam sistem Katolik Roma, Misa adalah pusat seluruh ibadah dan kehidupan rohani. Roma menyebut Misa… -
Pengakuan Dosa kepada Imam
1. Sakramen Pengakuan Dosa Dalam ajaran Katolik Roma, pengakuan dosa kepada imam (auricular confession) merupakan salah satu dari tujuh sakramen. Roma mengajarkan bahwa… -
Ibadah Kepada Orang-Orang Kudus
1. Penghormatan atau Penyembahan? Salah satu praktik menonjol dalam sistem Katolik Roma adalah doa dan penghormatan kepada orang-orang kudus yang telah meninggal. Roma…