Sejarah Alkitab Nyata atau Fiksi

Teori evolusi mengajarkan bahwa jutaan tahun kematian dan penderitaan membentuk kehidupan hari ini (melalui seleksi alam dan mutasi acak). Alkitab mengajarkan bahwa semua kehidupan diciptakan secara spontan oleh Tuhan dalam enam hari, dan silsilah Alkitab menunjukkan Minggu Penciptaan terjadi sekitar 6.000 tahun lalu. Sebagai Firman Tuhan yang diilhamkan, Alkitab dapat dipercaya dalam semua hal, termasuk sejarah awal dunia kita. Alkitab terbukti tahan uji saat diuji secara historis, dan Yesaya 53 menunjukkan nubuatan yang luar biasa tentang Yesus. Teori evolusi memerlukan "waktu yang sangat panjang" (deep time) sebagai fondasinya.Asumsi dalam penanggalan radiometrik tidak dapat dibuktikan dan sering kali gagal saat diuji. Banyak metode ilmiah penanggalan menunjukkan bahwa bumi ini muda.

Evolusi dan Alkitab Menawarkan Dua Versi Sejarah yang Berbeda

Menurut teori evolusi, kehidupan muncul dari materi tak hidup sekitar 3,8 miliar tahun yang lalu, sekitar 750 juta tahun setelah Bumi terbentuk. Lalu, sekitar 220 juta tahun lalu, dimulailah “zaman dinosaurus” yang kemudian punah 65 juta tahun lalu karena hantaman asteroid. Konon, dari semua makhluk yang selamat, seekor makhluk kecil seukuran tikus pemakan serangga (dijuluki Schrëwdinger) menjadi nenek moyang seluruh mamalia, termasuk manusia.

Sebaliknya, Alkitab menyatakan bahwa Tuhan menciptakan semua makhluk hidup secara langsung dalam enam hari, dan manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah pada Hari Keenam (Kejadian 1). Dengan mengikuti silsilah di Kejadian pasal 1 sampai 11, kita dapat menelusuri kembali usia dunia ke sekitar 6.000 tahun lalu.

Tabel Silsilah dari Adam hingga Abraham
Jika kita menjumlahkan usia dan tahun-tahun kelahiran tokoh-tokoh dari Kejadian 1–11, hasilnya:

Dari Adam ke Abraham 2.000 tahunm, Dari Abraham ke Yesus Kristus 2.000 tahun, Dari Yesus ke sekarang 2.000 tahun, Jadi total: 6.000 tahun

Penurunan usia hidup setelah Air Bah juga mengikuti pola logaritmik (dari rata-rata 900 tahun ke kurang dari 200 tahun) yang menunjukkan konsistensi catatan sejarah.

Apa yang Dipercaya Orang Amerika Tentang Asal Usul Manusia?

Menurut survei Gallup tahun 2014:
46% percaya Tuhan menciptakan manusia dalam bentuk sekarang **kurang dari 10.000 tahun yang lalu

32% percaya manusia berevolusi dengan bimbingan Tuhan (evolusi teistik)

15% percaya manusia berevolusi tanpa Tuhan

Dengan kata lain,mayoritas orang Amerika masih percaya bahwa Tuhan terlibat langsung dalam penciptaan manusia.

-Apakah Kita Bisa Mempercayai Alkitab?

Sayangnya, banyak remaja Kristen berada dalam pola ini:

1. Tumbuh dalam keluarga Kristen dan rajin ke gereja, tetapi tidak mendapatkan pengajaran yang kokoh tentang pandangan dunia Kristen.
2. Saat memasuki SMA atau perguruan tinggi, iman mereka diguncang oleh ajaran evolusi.
3. Pertanyaan dan keraguan mereka tidak dijawab, entah karena rasa malas, kurangnya minat, atau karena orang tua dan gereja gagal membekali mereka.
4. Mereka meninggalkan iman, dan iman generasi itu pun hilang.

Apa solusinya? Remaja Kristen perlu diajarkan dan dilatih untuk berpikir secara kritis dan alkitabiah sejak dini, dan *dibekali dengan bukti-bukti* bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan yang dapat dipercaya.

Fakta Penting Tentang Alkitab

Ditulis oleh lebih dari 40 penulis berbeda, dari berbagai latar belakang: raja, nabi, nelayan, petani, dokter, gembala, dll.
disusun dalam rentang 1.500 tahun.
Ditulis dalam 3 bahasa Ibrani, Aram, dan Yunani.
Berisi 66 kitab 39 di Perjanjian Lama dan 27 di Perjanjian Baru.
Meski ditulis selama 15 abad, seluruh isi Alkitab **konsisten, tidak bertentangan** dan menunjuk kepada tema sentral: **penebusan oleh Yesus Kristus

Kesimpulan
Teori evolusi menuntut kepercayaan pada sejarah panjang penuh penderitaan dan kematian untuk menciptakan kehidupan. Alkitab menyatakan bahwa Tuhan menciptakan dunia dalam kesempurnaan dan kehidupan, dan bahwa dunia jatuh ke dalam dosa melalui Adam. Kedua cerita ini tidak bisa digabungkan